Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kumpulan Ceramah Singkat Untuk Perlombaan - Ilme Teuidang


Kumpulan Ceramah Singkat Untuk Perlombaan - Ilme Teuidang

Baik Buruknya Pengaruh Teman Dan Lingkungan



السلام عليكم ورحمةالله وبركاته
 الحمد لله والصلاة والسلام علي رسولله وعلي اله وصهبه اجمعين

Sidang tholabah rahimakumullah.
    Salah 1 hal yang tak lagi diperhatikan oleh umat manusia pada ini zaman adalah dalam memilih kawan,dalam memilih teman hidup. Orang pada zaman sekarang menilai kawan yang baik itu adalah kawan yang mau mendengarkan apa yang ia sampaikan, mau mendengarkan curhatan hatinya, nyambung saat ia menceritakan masalah apa saja, mau ikut kemanapun yang diajaknya. Ketahuilah sahabat, yang semacam itu adalah sahabat dunia bukan sahabat surga, mungkin sahabat yang semacam itu hanya menguntungkan duniamu saja,tapi akan membuat kamu merana di akhirat sana.
Sahabatku, betapa banyak orang baik menjadi berperangai buruk -dan sebaliknya orang buruk menjadi berperangai baik dikarenakan pengaruh teman karibnya.
    Maka, salah memilih kawan dampaknya tidak hanya merugi di dunia, tapi juga merugi di akhirat Kenapa demikian? Karena pengaruh yang diwariskan dari seorang kawan sangatlah dahsyat. yang sehingga, bila kita bergaul dengan orang malas maka kita akan ikut menjadi orang malas, bergaul dengan orang yang lalai, kita pun ikut menjadi orang yang lalai, berkawan dengan orang yang dihatinya telah dipenuhi dengan kecintaan kepada dunia, maka yakinlah hati kita pun akan dipenuhi dengan rasa cinta kepada dunia, bergaul dengan kawan yang suka bolos di pesantren, gak dapat izin, lansung minta izin dari pagar, maka kitapun akan semacam itu.
    Bergaul dengan kawan yang suka merokok terutama di pesantren, maka kita pun akan menjadi orang-orang yang merokok, bukankah kita sama - sama tahu bahwa sebagian mereka yang hari ini telah menjadi perokok, dulunya iya adalah orang-orang yang baik, taat, jangankan dipesantren di kampung pun ia tak merokok, tapi begitu ia mengenali beberapa orang kawan perokok, ia pun berubah menjadi perokok.
    Begitulah seterusnya saudaraku karena dua orang yang berkawan itu bagaikan sepasang sandal, bagaimana dengan sandal2, kan mudah mengikuti kawannya bila yang kanannya maju ke depan maka yang kirinya pun akan menyusul dari belakang untuk maju ke depan, begitu juga Sebaliknya, rupanya mengenai masalah ini jauh-jauh hari baginda rasulullah telah mengingatkan kita lewat sabdanya.
Apa kata rasul? 
 "Pribadi seorang manusia itu sangat tergantung dengan siapa yang menjadi orang dekatnya" 
Sahabat


    Memang iya, apa yang dikatakan orang, itu semua tergantung pada dirinya, memang ia, tapi ketahuilah, kadang lingkungan dan kawan bisa jadi menjadi penentu tumbuhnya pribadi seseorang, apakah menjadi orang Saleh ataupun orang salah, orang pandai ataupun orang bodoh, karna seshaleh apapun kita, setaat apapun kita, serajin apapun kita, tapi bila kawan kita, sahabat kita, lingkungan kita adalah orang-orang yang salah, orang-orang yang jauh dengan Allah, orang - orang yang melenceng hidupnya dari jalan sunnah, maka dapat dipastikan Soleh mu, taatmu, rajinmu, akan hancur berantakan ditindas oleh keburukan seorang kawan, percaya tidak kawan-kawan ku sekalian?, Kalau tidak percaya boleh dicoba insya Allah manjur. 
 Saudaraku sekalian yang dimuliakanAllah, sehingga karena sangking cepatnya terpengaruh seseorang dengan kawannya maka Rasulullah pun mengatakan sambungan dari pada hadis yang tercantum di atas, kata Rasul:
"Maka perhatikanlah dengan baik dengan siapa kamu itu berkawan"
    Rasulullah menyuruh kita untuk memperhatikan siap orang dekat kita, ini maknanya jangan cuma yang kita perhatikan adalah isi perut kita, isi kantong kita, model pakaian kita, merek HP kita, sementara memilih kawan lupa daripada perhatian kita, sehingga kita pilihlah kawan - kawan yang salah tanpa mau peduli apa resiko yang akan timbul dengan sebab berkawan dengan dia, maka karena itu sebuah perumpamaan yang sangat indah dari Rasulullah dalam sabdanya Rasulullah memberikan sebuah perumpamaan, bagaimana kata Rasul? :
“Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang yang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu, dan kalaupun tidak engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap.” (HR Bukhari). 
    Mengenai masalah Sifat Teman yang Baik Ibnu Al Qudamnah Al Maqdisi rahimahullahu telah memberikan panduan kepada kita, beliau berkata : 
“ Secara umum, hendaknya orang yang engkau pilih menjadi sahabat memiliki lima sifat berikut : orang yang berakal, memiliki akhlak yang baik, bukan orang fasik, bukan ahli bid'ah, dan bukan orang yang rakus dengan dunia” (Mukhtasar Minhajul Qashidin).
    Dari sekian banyaknya tutur bahasa dari kami yang menjadi kesimpulannya adalah pribadi dan nasipmu, Sangat ditentukan oleh siapa orang dekatmu, maka karena itu perhatikanlah orang-orang yang akan menjadi kawanmu, sahabatmu. Cukup sekian terima kasih atas segala perhatian mohon maaf atas segala kekurangan.


Mencintai Rasululullah Adalah Kunci Kebahagian

Cinta Rasul



Saudaraku pecinta Allah serta perindu Rasulullah yang berbahagia. 

Kalau saya nggak salah malam ini kita telah berada pada bulan ketiga dari pada perayaan lahirnya manusia paling mulia di muka bumi ini yaitu baginda Rasul Muhammad shallallahu alaihi wasallam,tentu dengan datangnya bulan maulid adalah menjadi satu momentum kepada kita umat Baginda Muhammad untuk memupuk kembali kecintaan kita kepada baginda Rasul, yang mungkin selama ini kita telah dilalaikan oleh perkara-perkara yang membuat kita semakin jauh dan lupa kepada baginda Lalai dengan berbagai kelezatan tipuan dunia 

Yang mungkin selama ini kita telah banyak mengenal orang-orang yang lain yang bahkan mungkin adalah orang - orang yang tidak mencintai Rasulullah, tidak mencintai agama islam,  yang sehingga sosok baginda Rasul menhadi satu sosok yang tak lagi di idolakan, tak lagi dirindukan bahkan oleh umatnya sendiri, maka datangnya bulan maulid ini menjadi sebuah pijakan kepada kita untuk kembali mengenal sosok nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam. Agar kita bisa kembali mencintai Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 

Mungkin iseng iseng kita bertanya: Ustad! kenapa kita mesti mencintai Rasulullah?? Jawabannya ada dua: Yang pertama, 
Karena memang mencintai Rasulullah, mengikuti sunnah - sunnahnya, adalah satu perintah wajib dari Allah, Ini dapat kuta lihat dalam Al Our'an Allah berfirman:

"Katakanlah (Muhammad), "Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu." Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang (OS.Ali imran:31)".

Saudaraku, Allah sendiri yang menyuruh kepada kita untuk mengikuti jalannya baginda nabi Muhammad, metode hidup nya baginda Rasul, karena memang Rasulullah adalah jalan satu-satunya, pintu paling tunggal untuk bisa sampainya seorang hamba kepada Tuhannya, Allah subhanahu wa ta'ala sedangkan pintu pintu yang lain semua terkunci rapat, sehingga tanpa melewati pintunya nabi Muhammad, tanpa mencintai nabi Muhammad maka mustahil Allah akan mencintai kita, allah mau dekat dengan kita, mustahil saudaraku, maka sedekat mana dirimu dengan Rasulullah, maka sedekat itu pula dekatmu dengan Allah. 

Nah saya ingin bertanya, pengen gak kalian dicintai oleh Ailah?, Pengen tidak?, Tentunya pengen bahkan sangat sangat pengen, dicintai oleh orang tua kita saja kita senang, dicintai oleh guru kita, kiai, ulama2, kita pasti sangat bahagia, disayangi oleh orang-orang dekat kita, kawan kita, murid2 kita, pastinya merasa tersanjung bahagia, apalagi bila sang pecinta Itu adalah Allah azza wa jalla,  sang maha cinta, pasti girang bahagianya kita tak tertduga. Betul saudara? Ini alasan yang pertama.

sedangkan alasan yang kedua. Dikarenakan mencintai Rasulullah adalah ukuran kesempurnaan imannya seorang manusia, Dalam tutur katanya yang mulia, Rasulullah SAW bersabda: 

"Tidak sempurnalah iman selah satu kamu sehingga adalah aku lebih engkau cintai daripada anak - anakmu, bapak - bapakmu, dan manusia seluruhnya (HR. Muslim). 

Rupanya saudara, mencintai Rasulullah bukan saja karena perintah Allah, tapi mencintai Rasulullah adalah menjadi barometer ataupun tolak ukur kesempurnaan Imannya seorang menusia Dalam kehidupan ini, terserah kita mau mencintai Siapa, saya mau cinta kepada ayah dan bunda, cinta kepada abang dan sanak saudara, terserah, namun yang mesti engkau ingat bahwa,mencintai rasulullah harus berada di atas segala cinta yang lain, merindukan rasulullah harus berada di atas kerinduan yang lain. 

Pada suatu hari Umar bin Khattab berkata kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya engkau lebih aku cintai dari segala sesuatu kecuali dari diriku sendiri.” Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pun menjawab, "Tidak, demi Allah, hingga aku lebih engkau cintai daripada dirimu sendiri.” Maka berkatalah Umar, "Demi Allah, sekarang engkau lebih aku cintai daripada diriku sendiri!” (HR. Al-Bukhari) 

Lalu gimana caranya ustazd, agar kita bisa mencintai Rasulullah, caranya sangat mudah kenali Rasulullah dengan baik, karena cinta itu berawal dari pada perkenalan, bukankah kita sering mendengar orang berkata "tak kenal makanya tak sayang makanya tak cinta”, jadi kenal dulu baru kita akan mencintai karena siapa saja yang telah mengenal Rasulullah otomatis ia akan sangat cinta kepada Rasulullah SAW Seperti Cintanya Sahabat.

cukup sekian yang mampu kami sampaikan dapat kita petik sebagai kesimpulannya adalah-mencintai rasulullah hukumnya wajib dan langkah awal untuk mencintai rasulullah adalah dengan cara mengenali siapa itu Rasulullah SAW. 
Dari kenal akan menumbuhkan sayang, dari sayang maka akan melahirkan cinta. saya akhiri dengan ucapan:

wassalaamu'alaikum Wr Wb


Kumpulan Beberapa Ulasan Istilah Dalam Bahasa Aceh

Pribahasa Aceh


* Lagee parang cekok, sipatta tak, dua pat leuhok
-pekerjaan yang sekali jalan tapi dua-duanya bisa dikerjakan 
-Ungkapan ini sama dengan "sekali mendayung 2 3 pulau terlampaui" (kalau tidak salah) atau sambil menyelam minum air 
* Lagee ie ngoen minyeuk
- Seperti air dan minyak 
- maksudnya : merasa tidak cocok, atau selalu bertengkar. 
* Lagee lalat mirah rueng 
- ulasan : ungkapan ini ditujukan kepada orang yang suka menyampaikan, menceritakan kepada orang lain tentang temannya, kalau ada teman seperti ini kita harus berhati-hati terhadap yang satu ini karena terkadang ada sesuatu yang menurut kita tidak perlu diceritakan kepada orang lain namun dia tetap menceritakannya 
* Kiban ue lagee nyan minyeuk kiban ku lagee nyan aneuk
- Sama denga ungkapan Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya 
- Ulasan: menunjukkan bahwa kepribadian seorang anak tidak jauh beda dengan kepribadian orang tuanya 
*   Malam got uroe got Leumang yah peugot beu tatume rasa
     Meunyo kon angen yang poet Panegot suwe muputa 
-
* Groep cangguk Groep tupe Groep gop yg kaya Groep tanyo yang meugade
* Umong meuateung ureung meupeutua 
- Sawah memiliki pematang, manusia memiliki pimpinan dan aturan.. 
- Ulasan: Setiap tindakan harus tetap dalam batas dan norma yang ada dibawah kendali pimpinan. Jangan bertindak sembarangan ikuti sesuai dgn koridor dan aturan yg berlaku yg telah ditetapkan berdasarkan kesepakatan bersama dibawah kendali pimpinan.

Contoh Pidato Untuk Ujian

Posting Komentar untuk "Kumpulan Ceramah Singkat Untuk Perlombaan - Ilme Teuidang"